Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
  • Slideshow
  • Slideshow
  • Slideshow
  • Slideshow
  • Slideshow
  • Slideshow
  • Slideshow
  • Slideshow

SPP Tunggal Berlaku 2013

Rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemenbdikbud) untuk membuat SPP Tunggal terus dimatangkan. Diperkirakan, aturan ini baru rampung pertengahan tahun ini, dan diterapkan 2013 nanti. Sayangnya, belum ada jaminan biaya kuliah bakal murah setelah ada SPP tunggal ini.

Direktur Jendral Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemendikbud Djoko Santoso mengatakan, SPP Tunggal ini pada prinsipnya bukan menyamaratakan besaran biaya kuliah di seluruh perguruan tinggi negeri (PTN). “SPP Tunggal itu maksudnya, SPP-nya satu. Mahasiswa dalam setahun cukup bayar satu kali saja,” tandasnya.

Kondisi yang terjadi saat ini adalah, mahasiswa banyak sekali mengelungarkan duit. Selain uang rutin SPP, ada berbagai pungutan lagi. Seperti uang buku, uang laboratorium, uang perpusatakaan, uang ujian, uang tabungan bimbingan skripsi, dan lain-lain.

Dengan SPP tunggal ini, Djoko berharap kampus menghitung dimua pengeluaran universitas. Kemduian, dari hitung-hitungan ini dipisah lagi antara kewajiban pemerintah dengan kewajiban masyarakat atau mahasiswa. Setelah ketemua berapa besar tanggungan masyarakat atau mahasiswa, lalu dibagi ke seluruh mahasiswa yang ada di kampus tertentu.

Mantan rektor ITB itu mengatakan, kalkulasi menghitung unit cost sudah ditetapkan dan disebar ke seluruh PTN. Bahkan, Ditjen Dikti Kemendikbud sudah menentukan perkirakaan biaya di masing-masing PTN. Tetapi, Djoko mengatakan hitungan versi Ditjen Dikti ini tidak bisa menjadi satu-satunya acuan.

“Pihak kampus lebih tahu kondisi di lapangan. Kita masih menunggu hitungan pasti dari pihak kampus,” katanya.

Setelah hitung-hitungan biaya dari kampus ini selesai, akan dibandingkan dengan hitungan dari Ditjen Dikti. Setelah itu baru diputuskan berapa besar biaya yang harus dikeluarkan oleh mahasiswa per tahunnya. Djoko menegaskan, jika sudah menarik biaya ini mahasiswa tidak boleh dibebani biaya-biaya atau pungutan lainnya. Berapapun jumlahnya.

Berikut ini contoh simulasi biaya kuliah versi Ditjen Dikti Kemendikbud. Misalnya untuk biaya kuliah di ITS. Pihak Ditjen Dikti mengkalkulasi ada sekitar 15.574 mahasiswa di ITS. Sedangkan biaya seluruh pos pengeluaran ITS dipatok sebesar Rp 449,5 miliar. Dari biaya seluruh pos pengeluaran tadi, beban yang ditanggung pemerintah sebesar Rp 355,1 miliar. Sedangkan beban yang harus ditanggung masyarakat atau mahasiswa adalah Rp 6,4 juta per tahun per mahasiswa.

Contoh berikutnya di Unair (Universitas Airlangga). Ditjen Dikti Kemendikbud memperkirakan total kebutuhan biaya kampus itu mencapai Rp 757,5 miliar. Dari total kebutuhan ini, tanggungan pemerintah sebesar Rp 598,4 miliar. Sedangkan tanggungan mahasiswa adalah Rp 7.047.393 per tahun per mahasiswa.

Sementara itu untuk di Universitas Brawijaya, Malang (Unibraw), Ditjen Dikti Kemendikbud memperkirakan total kebutuhan biaya kampus mencapai Rp 794,8 miliar. Dari seluruh kebutuhan ini, pemerintah menanggung Rp 627,9 miliar. Dan tanggungan mahasiswa sebesar Rp 5,7 juta per tahun per mahasiswa.

Djoko menambahkan, pihaknya belum berani menggaransi adanya SPP Tunggal ini benar-benar bisa membuat biaya kuliah bisa lebih murah. “Kita lihat saja nanti, setelah semuanya terkumpul dan selesai digodok,” kata dia.

Yang jelas, dengan model ini mahasiswa tidak akan dibebani biaya ini dan itu. Di mana jika ditotal dalam setahun jumlahnya relatif besar.

Pihak Ditjen Dikti mengingatkan, aturan SPP Tunggal ini tidak bisa ditetapkan untuk mahasiswa yang lulus SNMPTN tahun ini. Dia mengatakan, postur anggaran tahun ini sudah dibahas dan ditetapkan dalam APBN 2012.

Djoko mengatakan, daftar biaya kuliah dari seluruh PTN dalam bentuk SPP Tunggal akan dijadikan acuan penyusunan postur anggaran pendidikan tinggi dalam APBN 2013. “Jadi penerapannya juga pada 2013 nanti. Tidak bisa tahun ini,” pungkas Djoko. (wan)

sumber: JPNN.com

 

PENGAMBILAN IJAZAH

 

DIUMUMKAN KEPADA SELURUH WISUDAWAN / WISUDAWATI FKIP UNLAM (WISUDA 21 MARET 2012) UNTUK PRODI :


1. PEND. SEJARAH

2.PEND. EKONOMI

3. PEND. BAHASA INGGRIS

4. PEND. KIMIA

5. PEND. JASKESREK

6. PEND. PKN

7. PEND. SOSIOLOGI

8. PEND. FISIKA

9. PEND. MATEMATIKA

10. PEND. BIOLOGI

11. PEND. GEO ( IJAZAH DIPRODI, FOTO + DVD DI AKADEMIK)

12. SELURUH PRODI UNTUK YUDIDIUM I (SISIPAN)


KELENGKAPAN KELULUSAN (IJAZAH, TRANSKRIP, AKTA IV) SUDAH BISA DIAMBIL DI SUB BAGIAN PENDIDIKAN FKIP UNLAM SELAMA JAM KERJA,  DENGAN MENYERAHKAN PERSYARATAN :

  1. KARTU TERMINAL YANG SUDAH DITANDATANGANI
  2. FOTOCOPY TES PREDIKSI BERBAHASA INGGRIS
  3. REKOMENDASI DARI PROGRAM STUDI

UNTUK PRODI LAIN, MASIH DALAM PROSES PENYELESAIAN.

 

TERIMAKASIH

 


Selamat Datang Kepada Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi

 

Selamat Datang kepada TIM Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi di Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan Unlam

Jailani, Dr –UNY

Siti Fatimah, Ph.D.  – UPI

Tim Asesmen pada Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Unlam


H. Yudha Munajat Saputra Dr. M. Ed. – UPI

B.M. Wara Kushartanti, Dr. dr. MS – UNY

Tim Asesmen pada Program Studi Penjaskesrek FKIP Unlam


Fahrurrozi, Dr,  M. Pd – UNJ

Karma Iswasta Eka – Unmuh Purwokerto

Tim Asesmen padaProgram Studi PGSD FKIP Unlam

 

PEMBERITAHUAN PENGUMPULAN KRS

 

» Sebelum menyerahkan KRS fisik, mahasiswa DIWAJIBKAN mengisi KRS secara online melalui situs www.fkipunlam.ac.id

YANG DIKUMPULKAN :

1. PRA KRS (PUTIH & MERAH).

2. KRS LEMBAR KOMPUTER.

3. KRS ONLINE (SMT. GENAP 2011/2012) & KHS ONLINE (SMT. GANJIL 2011/2012), YAITU YANG DICETAK DARI SITUS www.fkipunlam.ac.id.

4. FOTOKOPI SLIP SPP SEMESTER GENAP 2011/2012.

PENYERAHAN KRS TANGGAL 13 s.d. 25 FEBRUARI 2012 DI SUB BAGIAN PENDIDIKAN FKIP UNLAM.

DEMIKIAN PENGUMUMAN INI KAMI SAMPAIKAN, AGAR DAPAT DIKETAHUI OLEH SELURUH MAHASISWA FKIP UNLAM.

BANJARMASIN, 11 FEBRUARI 2012

KASUBAG PENDIDIKAN

 
«MulaiSebelumnya131132133134135136137BerikutnyaAkhir»

Jajak Pendapat

Bagaimana Pendapat Anda tentang Sarana, Prasarana dan Layanan Kampus FKIP Unlam
 

Statistik

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini294
mod_vvisit_counterKemarin374
mod_vvisit_counterMinggu Ini1956
mod_vvisit_counterBulan Ini5643
mod_vvisit_counterSemua Pengunjung1018154